Sayuran memiliki manfaat yang baik untuk kesehatan. Setiap jenis sayuran memiliki kandungannya masing-masing untuk kebutuhan tubuh manusia. Kondisi tubuh manusia bisa bermacam-macam, salah satunya penyakit anemia yang dapat mengenai di segala usia baik dewasa maupun anak-anak.

Anemia merupakan kondisi di mana tubuh kekurangan zat besi untuk penambah darah. Salah satu sayuran yang mengandung zat besi tinggi adalah bayam. Konsumsi bayam sangat baik untuk penderita anemia.

Manfaat bayam ini dapat mengatasi anemia pada anak. Maka anak yang mengidap anemia sebaiknya banyak mengonsumsi sayur bayam untuk mengembalikan zat besi dalam tubuh. Dengan adanya zat besi, tubuh bisa memproduksi sel darah merah dengan baik. Inilah manfaat bayam untuk atasi anemia.

Bayam Sebagai Sayuran dengan Zat Besi Tinggi

Bayam Merah yang Baik untuk Sembuhkan Anemia

Merupakan salah satu jenis bayam yang memiliki kandungan nutrisi tinggi. Zat besi dalam bayam merah lebih tinggi dibandingkan dengan sayuran lainnya. Seseorang bisa dikatakan anemia apabila kandungan hemoglobin tergolong rendah dibandingkan rata-rata orang.

Kandungan zat besi yang tinggi berguna untuk sembuhkan anemia. Caranya salah satunya dengan bayam merah dibuat jus dan dicampuri madu dan telur atau bisa juga dimasak untuk sayur. Dalam memasak bayam merah tidak disarankan untuk memanaskan bayam terlalu lama, dan sayur bayam akan lebih baik jika dikonsumsi ketika masih hangat.

Kandungan Nutrisi Dalam Bayam Merah

Bayam merah menjadi pengobatan alami untuk sembuhkan animea. Terdapat banyak nutrisi seperto vitamin A, B, C. Di dalam bayam juga terdapat beberapa kandungan lainnya seperti energi, protein, lemak, karbohidrat, kalsium, fosfor, besi, dan air.

Kandungan zat besinya yang tinggi, pada setiap 100 gram bayam merah dikonsumsi maka kebutuhan akan zat besi sudah terpenuhi sebanyak 50%.

Selain untuk pengobatan penyakit anemia, bayam merah ini juga menjadi obat penyakit lain sepeti penyakit jantung, ginjal, dan penyakit lainnya.

Efek Samping Konsumsi Bayam Merah

Meskipun bayam merah merupakan sayuran yang kaya akan nutrisi, namun ternyata bayam memiliki efek samping jika dikonsumsi secara berlebihan. Biasanya jika bayam merah dikonsumsi secara berlebihan dapat mengakibatkan penyakit perut seperti mulas, diare, ataupun kembung.

Di dalam bayam mengandung senyawa oxalic tinggi. Asam oxalic ini mengandung kristal yang tidak dapat larut dalam air, dan dapat mengikat zat besi dan kalsium.

Bayam merupakan sayuran yang tidak dapat dipanasi kembali ketika sudah masak karena justru memanasi sayur bayam akan mengubah kandungan yang di bayam itu. Bahkan bayam bisa berubah menjadi racun untuk manusia.

Selain itu, bayam juga tidak dapat disimpan di dalam lemari es. Menyimpan bayam dalam lemari es dalam waktu yang lama justru akan meningkatkan senyawa nitrit yang menimbulkan racun. Ikatan nitrit dalam hemoglobin yang disebut methemoglobin akan membuat hemoglobin tidak dapat mengikat oksigen dengan baik.

Jika metheglobin mencapai 15% dari hemoglobin maka akan menyebabkan sianosis, yaitu keadaan di mana seluruh jaringan manusia kekurangan oksigen.

Itulah mengenai sayur bayam yang kaya akan kandungan zat besi yang berguna untuk meningkatkan sel darah merah. Semua jenis bayam memiliki kandungan zat besi yang tinggi. Anemia pada anak bisa terjadi karena kurangnya kandungan zat besi dalam tubuh.

Zat besi bisa didapat salah satunya melewati makanan. Bayam sebagai sayuran yang mengandung zat besi tinggi dapat membantu untuk mengobati anemia. Selain kandungan zat besinya, di dalam bayam juga terkandung nutrisi lain yang baik untuk kesehatan manusia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *