Sebagai orang tua tentunya ingin tumbuh kembang anak yang sehat dan kuat. Ciri ciri anak yang sehat bisa dilihat dari tinggi badan dan berat badanya yang ideal.

Berikut beberapa ciri-ciri anak sehat :

  • Anak umur 1 tahun beratnya 3 kali lipat berat badan saat lahir.
  • Umur 2 tahun idealnya memiliki berat badan 4 kali lipat dari berat saat dilahirkan.

Sebagai orang tua kita harus terus memantau perkembangan berat badan seorang anak agar tumbuh kembang anak menjadi sempurna. Sehingga sel sel tubuh anak berkembang dan berfungsi secara maksimal.

Akan tetapi perkembangan anak seringkali terganggu dengan beberapa masalah, salah satunya susah makan atau tidak nafsu makan. Susah makan pada anak sebaiknya segera diatasi dan jangan dianggap sepele. Karena gangguan ini sangat berpengaruh besar untuk tumbuh kembang anak. Sebagai orang tua kita wajib mengetahui masalah penyebab anak menjadi susah makan.

Berikut beberapa masalah penyebab anak susah makan:

  1. Hanya Memilih Makanan Tertentu
    Memasuki masa-masa usia dibawah 3 tahun. mengonsumsi makanan padatatau bertekstur merupakan hal baru untuk si kecil. Maka dari itu dibutuhkan waktu supaya mereka terbiasa dengan bermacam-macam rasa, warna, dan tekstur makanan. Usai Batita juga sedang belajar untuk memilih makanannya sendiri yang ia sukainya.
  2. Menolak Makan Karena Bosan
    Anak tentu saja bisa merasa bosan dan perlu hal yan baru. Untuk itu seperti halnya makanan sebaiknya jangan memberikan makanan yang sama dalam waktu 2 hari. Hal ini dapat menyababkan si kecil bosan dan menolak untuk makan.
  3. Hanya Memilih Makanan-Makanan Yang Cepat Saji
    Makanan siap saji bukan hanya disukai oleh orang dewasa saja, namun makanan ini juga sangat digemari oleh anak-anak. Biasanya anak-anak suka dengan makanan siap saji yang mengandung gula atau lemak tinggi, dengan kandungan gizi yang rendah. Misalnya, permen, kentang goreng, atau minuman bersoda.
  4. Pilih Memilih Jenis Makanan
    Memilih atau hanya mau dengan jenis makanan tertentu sebenarnya tahapan normal, Masalah ini umumnya terjadi ketika si kecil menginjak usai 2-3 tahun, bahkan sampai usia 6 tahun. Hal ini cenderung disebabkan karena tekstur, rasa dan tampilan makanan yang kurang menguggah selera makan dan kurang variatif.
  5. Tidak Merasa Lapar
    Ketika waktu makan si kecil tiba dan menu makanan sudah di sajikan, Namin menu yang disajikan tak sedikit pun disentuh dan dicicipi anak. Alasannya, ia tak merasa lapar. Perutnya kenyang. Karena terlalu banyak makan snack/camilan. Ia merasa kenyang lantaran terbiasa mengonsumsi makanan yang manis seperti permen, es krim, biskuit atau panganan manis lainnya. Atau bisa jadi ini adalah cara anak untuk menarik perhatian orangtuanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *