Obat Alami Anak 6 Tahun Kurang Darah

Kurang Darah Pada Anak

Penyakit anemia atau penyakit kurang darah adalah penyakit yang cukup berbahaya. Penyakit ini selain terjadi pada orang dewasa, juga terjadi pada anak-anak. Penyakit ini disebabkan kurangnya kadar hemoglobin dalam sel darah, sehingga membuat kadar oksigen pada paru – paru ikut berkurang.

Penyebabnya karena penderita anemia biasanya mengalami kekurangan zat besi, kehilangan darah kronis karena cacingan, infeksi kuman. Karenanya anemia juga dapat terjadi pada anak-anak. Orang tua tentunya resah ketika sang buah hati terkena anemia.

Ciri-Ciri Anemia Pada Anak

Berikut beberapa ciri-ciri anak terkena anemia yang harus anda perhatikan.

1. Rambut Rontok
2. Denyut Nadi tidak Teratur
3. Mual dan Muntah
4. Menurunnya sistem kekebalan Tubuh
5. Kelopak Mata Pucat
6. Ujung Jari Pucat
7. Sakit Kepala
8. Sesak Nafas
9. Mudah Merasa Lelah
10. Wajah Pucat

 

Obat Tradisional Anemia Pada Anak

Ada beberapa jenis makanan yang bisa juga dijadikan alternatif penambah darah.

* Madu
* Daging merah (seperti daging sapi)
* Sereal
* Sayuran berwarna gelap (seperti bayam, lobak, brokoli)
* Kacang-Kacangan
* Makanan Laut (seperti ikan, teripang/gamat)

Untuk bahan alami/tradisional yang sering digunakan sebagai penambah darah anak adalah :

1) Daun Katuk/Cekur Manis
2) Kunyit
3) Leunca/Ranti
4) Temu lawak
5) Bawang Putih

Ketika buah hati terkena anemia tentunya orang tua akan segera mencari obat anak anemia. Jika melihat makanan dan jenis obat tradisional di atas tentu anak sulit untuk mengkonsumsinya. Para orang tua tak perlu khawatir, saat ini telah hadir obat anemia anak, yang terbuat dari bahan alami, yaitu Madu Anak Antariksa.

Madu Antariksa Obat Anemia Pada Anak

Madu Anak Antariksa merupakan multivitamin kesehatan anak yang mengandung 4 bahan terbaik dari alam dan dibuat dengan higienis dan modern. Adapun 4 bahan terbaik tersebut adalah :

1. Madu, merupakan bahan alami yang dihasilkan dari lebah. Mengkonsumsi madu setiap hari dapat sangat baik untuk kesehatan tubuh, karena di dalam setiap satu sendok makan madu terdapat sekitar 0,42 mg zat besi. Selain itu, madu juga memiliki kandungan magnesium dan tembaga yang dapat meningkatkan kadar darah hemoglobin.

2. Gamat/Teripang.
Penelitian di berbagai Universitas terkemuka baik dalam maupun luar negeri, menunjukkan bahwa kemampuan gamat untuk meregenerasi sel, adalah yang terbaik, termasuk sel darah merah. Kemampuan istimewa lainnya adalah untuk melancarkan peredarah darah dan meningkatkan metabolisme tubuh. Oleh karena itu, banyak yang menggunakan ekstrak teripang ini untuk menjadi bahan penambah darah/anemia.

3. Albumin.
Albumin ini dalam ilmu kedokteran digunakan untuk mempercepat pemulihan jaringan sel tubuh yang rusak. Albumin juga berperan mengikat obat-obatan serta logam berat yang tidak mudah larut dalam darah. Hampir semua pasien berkadar Albumin rendah yang diberi Ekstrak Ikan Gabus ini akan naik lebih cepat dari pada pemberian albumin lewat infus.

4. Temulawak. Temulawak adalah tanaman herbal khas Indonesia, dimana rimpangnyanya sejak lama banyak dimanfaatkan sebagai minuman kesehatan tradisional/herbal.
Temulawak sering digunakan untuk penambah nafsu makan dan mengatasi masalah pencernaa. Penelitian juga telah membuktikan bahwa temulawak juga dapat mengatasi anemia, melancarkan peredaran darah, mengatasi gumpalan darah dan menurunkan kolesterol.

Kombinasi 4 kandungan terbaik ini memberikan manfaat efektif untuk menambah hemoglobin darah dan atasi anemia anak. Tunggu apalagi, jika anak anda terkena anemia segera atasi dengan Madu Anak Antariksa.

Jika anda ingin Informasi lebih lanjut mengenai MADU ANTARIKSA, atau ingin langsung melakukan pemesanan, silahkan hubungi kami.