Dimusim hujan seperti saat ini akan sangat mudah terserang penyakit batuk pilek, apalagi bagi anak-anak. Kondisi cuaca yang buruk membuat anak rentan mengalami batuk pilek.

Karena batuk pilek yang belum sembuh akan membuat anak merasa terganggu jika sedang bermain bersama teman-temannya. Batuk pilek adalah suatu respon dari saluran pernafasan terhadap benda-benda asing yang masuk kedalam saluran pernafasan.

Penyebab Batuk Pilek Pada Anak

Batuk dan pilek biasanya disebabkan karena infeksi virus pada hidung dan tenggorokan. Tidak memiliki kekebalan tubuh yang sempurna seperti orang dewasa, membuat anak kecil lebih sering mengalami batuk pilek.

Sebelum usia 7 tahun, sistem kekebalan tubuh anak belum kuat sepenuhnya. Bahan alami yang terkandung di dalam Madu Antariksa sangatlah bagus untuk mengobati batuk pilek pada anak.

Sudah bukan rahasia lagi jika obat-obatan yang terbuat dari bahan alami sangat bagus untuk mengobati penyakit anak, seperti Madu Antariksa.

 

ObatAlami Batuk Pilek Untuk Anak

Obat tradisional merupakan cara alami yang bisa menjadi alternatif disamping obat medis dari dokter. Obat tradisional atau alami sudah teruji karena merupakan warisan turun temurun dari nenek moyang kita hingga saat ini.

Obat-obatan kimia dari dokter memiliki resiko yang cukup tinggi jika dibandingkan dengan obat tradisional. Menggunakan obat tradisional itu lebih baik karena tidak memiliki resiko yang besar seperti obat- obatan medis dari dokter.

Untuk meredakan batuk pilek pada anak obat yang tepatnya adalah Madu Antariksa. Madu Antariksa terbuat dari bahan tradisional yang tidak mengandung zat kimia, sehingga aman bagi tubuh anak dan dapat membantu menyembuhkan batuk pilek yang sedang diderita anak anda.

Madu Antariksa Obat Batuk Pilek Anak Yang Manjur

Apa bila anak mengalami batuk pilek ayah bunda pasti menginginkan yang terbaik untuk anak, dan tentu kita berharap agar anak cepat sembuh. Di apotik banyak sekali merk obat batuk pilek untuk anak, hal ini akan sangat membingungkan orang tua dalam memilihnya.

Harga mahal tidak menjamin bahwa obat tersebut bagus, lebih baik memilih obat yang berharga biasa saja tetapi sangat ampuh bagi anak. Untuk hal seperti ini sebaiknya kita sebagai orang tua tidak menghiraukan seberapa mahal harga obat tersebut, yang terpenting buah hati kita bisa sembuh.

Obat batuk pilek anak yang bagus adalah Madu Antariksa, karena terbuat dari bahan alami yang sudah pasti aman bagi tubuh anak dan harganyapun tidak begitu mahal. Madu Antariksa adalah obat batuk pilek anak yang bagus dan aman, karena Madu Antariksa memiliki kandungan yang sangat baik untuk menyembuhkan batuk pilek yang diderita anak.

Kandungan yang dimiliki Madu Antariksa sangat bermanfaat dan baik untuk mengobati batuk pilek pada anak seperti madu, albumin, gamat emas, dan temulawak. Berikut kandungan istimewa Madu Antariksa yang sangat bagus atasi batuk pilek anak

1. Madu (Mel Depuratum)

Madu mengandung antioksidan yang bisa melawan infeksi pada hidung dan tenggorokan sehingga sangat bermanfaat untuk menyembuhkan batuk pilek pada anak.

2. Temu Lawak (Curcuma Xanthorrhiza Rizhoma)

Sedangkan temulawak memiliki kandungan aktif curcumin, Sebagai zat aktif, Curcumin merupakan antioksida yang kuat. Temulawak memiliki kandungan yang bermanfaat bagi tubuh anak salah satunya dapat menyembuhkan batuk pilek dan meningkatkan nafsu makan pada anak.

3. Albumin

Albumin merupakan plasma protein tubuh yang sangat penting untuk sel-sel dalam tubuh agar mudah melakukan regenerasi sehingga bisa berkembang dan tidak cepat mati.

4. Gamat Emas

Madu Antariksa sangat manjur untuk mengobati batuk pilek pada anak, karena mengandung gamat emas yang memiliki kolagen sangat bagus untuk mempercepat penyembuhan batuk pilek pada anak.

Kandungan dari Madu Antariksa yang sangat komplit selain bermanfaat untuk batuk pilek anak juga sudah terbukti khasiatnya membantu keluhan penyakit anak lainya seperti flu, panas, demam, diare, sariawan, dll, sekaligus aman dijadikan sebagai multivitamin harian anak. Untuk Informasi dan pemesanan MADU ANTARIKSA silahkan hubungi kami.