Nafsu makan anak yang menurun membuat anak-anak cenderung menolak untuk makan, selalu menghindar atau menutup mulut ketika disodori makanan seringkali membuat para orangtua kewalahan. Ada perasaan khawatir kesehatan dan pertumbuhannya akan terganggu jika terus-terusan demikian. Lantas, apakah ada cara lain untuk meningkatkan nafsu makannya?

Perlu diketahui, bahwasanya nafsu makan dikontrol oleh dua jenis hormon, ghrelin dan leptin. Hormon ghrelin meningkatkan nafsu makan, sedangkan hormon leptin sebaliknya, mengurangi nafsu makan. Anak usia 2-3 tahun memerlukan asupan kalori sebanyak 1000-1400 kalori. Ada berbagai penyebab mengapa anak jadi susah makan, di antaranya adalah sakit, terlalu aktif hingga bosan dengan makanannya.

Solusi untuk Meningkatkan Napsu Makan Buah Hati

Jangan memaksa
Ketika anak susah makan, jangan langsung memaksanya untuk makan hanya karena panik atau khawatir. Hal ini justru dapat menambah ketegangan saat makan. Sehingga di kemudian hari, si kecil menjadi kurang peka dengan rasa lapar. Bisa jadi ia menolak makan karena memang benar-benar belum lapar.

cara alami tingkatkan nafsu makan anak

Sajikan menu bervariasi
Membuat jadwal menu makanan secara mingguan atau bulanan akan membantu si kecil dapat mencegah kebosanan anak terhadap makanannya. Jika anak masih makan MP-ASI, cobalah untuk memberikan makanan dengan tekstur yang tidak melulu lembut. Ada beraneka jenis buah segar yang bisa Anda berikan secara langsung pada si kecil.

Buat tampilannya menarik
Jika kondisinya tidak memungkinkan, Anda tetap bisa membuat menu sarapan atau makan siang yang sama untuk 2-3 hari berikutnya, siasati saja dengan mengubah tampilannya.Menghias makanan dengan beraneka jenis bentuk yang lucu ataupun lebih berwarna-warni dengan sayur-sayuran akan menambah ketertarikan si kecil pada makanan tersebut.

Goda si kecil dengan aroma makanan
Nafsu makan anak-anak juga bisa dengan sendirinya bangkit karena menghirup aroma makanan. Cobalah untuk menyajikan menu makanan yang baru saja selesai dimasak atau dihangatkan ke hadapannya, hal ini secara alami akan membuat si kecil lebih berselera makan.

Bagi dalam porsi kecil
Sepiring makanan dalam porsi yang besar justru akan membuat si kecil ‘enek’. Lebih baik, sajikan makanan dalam porsi yang kecil dan berikan lagi saat si kecil minta makan. Selain itu, Anda bisa juga memberi makan anak dalam porsi yang kecil namun frekuensi pemberiannya lebih sering. Ini akan lebih baik daripada memberinya makan langsung dalam porsi yang besar namun jarang.

Jangan biasakan anak terlalu banyak ngemil
Anak yang terlalu banyak ngemil akan merasa kenyang duluan sehingga ia jadi tidak tertarik untuk menu makanan utamanya. Jadi, mintalah anak untuk makan menu utamanya terlebih dahulu sebelum memberinya camilan.

Singkirkan mainan dan televisi
Anak yang terlalu asyik bermain atau menonton televisi akan mengganggu konsentrasinya yang sedang menikmati makanan. Anak juga jadi lebih cepat kenyang karena perhatiannya terganggu. Jadi usahakan untuk selalu makan dengan anak di ruangan lain selain tempat bermain atau menonton televisi.

Beri ia contoh
Karena anak cenderung menirukan orangtuanya dalam berbagai hal, ketika sedang makan bersama, makanlah secara perlahan namun nampak bersemangat, bahagia dan menikmati. Lambat laun si kecil akan merasa tertarik untuk mengikuti Anda. Buatlah suasana makan bersama menjadi lebih nyaman.

Demikian cara-cara yang dapat Anda lakukan untuk menambah nafsu makan anak. Anak dengan nafsu makan yang baik cenderung lebih sehat dan bisa tumbuh dan berkembang dengan baik. Konsultasikan ke dokter jika anak terlalu sering susah makan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *