Melihat anak bisa makan dengan lahap sampai habis merupakan kebahagiaan tersendiri bagi orangtua. Namun ada kalanya kebahagiaan itu menjadi kekhawatiran ketika nafsu makan anak sudah berlebihan. Terlebih jika setelah itu, berat badan anak jadi naik drastis dan tidak terkontrol.
Jika berat badan anak sudah tidak ideal atau di atas rata-rata berat badan normal anak seusianya, maka Anda perlu mewaspadainya. Sebab jika dibiarkan begitu saja, akan membuat si kecil menjadi kegemukan atau overweight bahkan obesitas. Nafsu makan yang terlalu berlebih juga tidak baik untuk kesehatannya.

mengontrol nafsu makan anak

Tips untuk Mengendalikan Nafsu Makan Pada Anak

  • Beri pemahaman tentang lapar dan kenyang
    Dalam sebuah studi yang dilakukan di Inggris Raya, anak-anak yang cenderung obesitas cenderung tidak memiliki kepekaan terhadap rasa lapar dan kenyang, mereka tidak dapat membedakan antara keduanya. Nafsu makan cenderung meningkat karena ia tertarik dengan bentuk dan rasa makanan.
  • Bentuk pola makan sehat
    Pola makan anak harus sudah diterapkan semenjak ia masih bayi atau saat ia sudah mulai mengenal makanan pendamping ASI. Jam-jam makan yang konsisten diterapkan akan membuat anak terbiasa dengan rasa lapar pada jam-jam tersebut. Selain jadwal makan si kecil, Anda juga harus mematuhi jadwal pemberian camilan.
  • Menu makanan yang sehat
    Tujuan dari pemberian makanan sehat sedari anak masih bayi adalah agar saat ia tumbuh besar, ia sudah terbiasa dengan makanan sehat tersebut. Jika anak Anda sudah terlihat mulai kegemukan, Anda harus bisa menerapkan menu makanan yang sehat untuk si kecil. Beberapa jenis zat gizi pun mungkin harus Anda hindari untuk menekan pertambahan berat badan si kecil.
  • Kurangi beberapa asupan nutrisi
    Saat nafsu makan pada anak sudah mulai tidak terkontrol dan berat badannya terus bertambah, Anda harus mulai memikirkan untuk mengurangi beberapa asupan nutrisi dari menu makanan si kecil. Kurangi karbohidrat, gula dan lemak jenuh agar anak tidak semakin gemuk. Sebaliknya, tambahlah pemberian protein terutama protein nabati seperti sayur-sayuran atau kacang-kacangan.
  • Alihkan Perhatian si Kecil
    Anak yang merengek-rengek hingga mengamuk-ngamuk tidak jelas (tantrum) ketika menginginkan camilan atau jajanan juga sebaiknya tidak langsung dituruti. Cobalah untuk mengalihkan perhatian si kecil dengan hal-hal lainnya. Anda juga sebisa mungkin menghindarkan si kecil dari tayangan video atau foto berisi makanan-makanan lezat. Hindari menyimpan camilan dalam kulkas.
  • Buat anak jadi sibuk sendiri
    Anda juga bisa mengalihkan perhatian si kecil dengan beberapa cara, misal dengan membuatnya lebih aktif bermain atau belajar dengan Anda atau Anda bisa mencoba melakukan kegiatan menyenangkan lainnya seperti berolahraga atau berenang dengan si kecil.
    Ajari anak untuk sering-sering minum air putih
    Ada sebuah penelitian yang menyebutkan bahwa terkadang respon otak terhadap tubuh bisa saja keliru. Sebenarnya bisa jadi anak bukan benar-benar lapar melainkan hanya haus. Oleh sebab itu, ajari anak untuk mulai membiasakan diri minum air putih 30 menit sebelum makan dan 10-15 menit setelah makan.
  • Orangtua Adalah Cerminan Bagi Anak
    Nafsu makan anak-anak yang berlebih juga ternyata bisa berasal dari Anda sebagai orangtuanya. Jika Anda terlalu banyak makan, maka anak-anak Anda juga cenderung suka makan seperti Anda. Jadi sebisa mungkin jadilah contoh yang baik bagi anak-anak untuk urusan makan. Biasakan diri untuk selalu makan makanan yang sehat dan dalam porsi dan jam makan yang tepat pula.

Demikian cara mengontrol nafsu makan anak yang berlebih. Anak dengan berat badan normal tentu akan terlihat lebih menarik daripada yang terlalu gemuk atau terlalu kurus.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *